Arsip Bulanan: Maret 2015

Tipe Data pada Microsoft Acces

Sekilas Tentang Micorost Acces

SMicrosoft Accesebelum kita bahas mengenai berbagai tipe data dalam microsoft acces sebelumnya kita kenalkan dulu apakah microsoft Aceces. Microsoft Access adalah sebuah software DBMS (Database Management System) yang menegelola basis data relasional. Aplikasi ini dapat digunakan untuk merancang, membuat dan mengolah basisdata dengan kapasitas yang besar. Microsoft acces menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan antarmuka yang ramah dan sederhana sehingga mudah digunaka. Microsoft Office Access yang termasuk salah satu paket dari Microsoft Office System.

Aplikasi imi dapat mengelola basis data dalam berbagai format, seperti: Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengembang atau programmer dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana maupun kompleks. Format MS-Access juga dapat digunakan dalam berbagai pemrograman berorientasi objek, sehingga cukup familiar dalam pengembagan aplikasi basis data atau sistem informasi.

Berbagai Tipe Data pada Microsoft Acces

Tipe data digunakan untuk menentukan dan mendefinisikan jenis data  yang digunakan struktur tabel. Berikut ini ada 10 jenis tipe data pada microsoftt acces:

Tipe Data pada MS Acces

Text

Tipe data Text digunakan untuk field alfanumeric (misalnya nama, alamat, kode pos, dll), jadi tipe data text disini memiliki banyak karakter dan karakter tersebut ialah 255 karakter pada setiap fieldnya.

Lanjut membaca

Delphi:  Penggunaan Berbagai Metode TTable untuk Pengelolaan Tabel

Metode pada komponen TTable untuk pengelolaan tabel

TTableDalam Delphi dikenal berbagai perintah dasar dalam pengelolaan basis data. Pada sesi pemrograman basis data ini, akan dibahas mengenai metode-metode yang terdapat dalam komponen TTable. Diakhir sesi anda akan diberikan contoh pemrograman basis data menggunakan metode-metode pada komponen TTabel untuk pengelolaan record pada suatu tabel. Adapun metode-metode tersebut sebagai berikut:

  • Metode Append, digunakan untuk menambah record baru.
  • Metode Post, digunakan untuk mengupdate record baru atau record yang diubah
  • Metode Cancel, digunakan untuk membatalkan metode Append atau proses pengubahan data sebelum metode Post dilakukan.
  • Metode Delete, digunakan untuk menghapus record yang aktif.

Lanjut membaca

Normalisasi Basis Data

Pengertian Normalisasi Basis Data

NormalisasiNormalisasi merupakan teknik analisis data yang mengorganisasikan atribut-atribut data dengan cara mengelompokkan sehingga terbentuk entitas yang non-redundant, stabil, dan fleksible

Normalisasi dilakukan sebagai uji coba pada suatu relasi secara berkelanjutan untuk menentukan apakah relasi itu sudah baik, yaitu dapat dilakukan proses insert,update,delete, dan modifikasi pada satu atau beberapa atribut tanpa mempengaruhi integritas data dalam relasi tersebut.

Anomali dan Redudansi

Alasan utama diperlukannya normalisasi karena Permasalahan Redundansi Redundansi : Perulangan yang berlebihan Redundansi menyebabkan :

  • Pemborosan ruang penyimpanan
  • Anomali pada saat insert (simpan), Update (edit/pembaharuan), Delete (hapus)
  • Bisa menyebabkan inkonsistensi
Contoh Anomali

Contoh Anomali

Contoh Redundansi: NIM, Nama, Alamat yang sama ditulis berulang-ulang

Lanjut membaca

Sekilas Tentang MySQL

Pendiri MySQL AB

Pendiri MySQL AB

MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial berasal dari Swedia yaitu MySQL AB. Perusahaan ini memegang hak cipta hampir atas semua source code-nya. Perusahaan ini didirikan David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.

MySQL adalah suatu softwaare SMBD (sistem manajemen basis data) yang memiliki kemampuan multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai software gratis di bawah lisensi General Public License (GPL). Mereka juga menjual dengan lisensi komersial untuk pengguna yang tidak cocok dengan penggunaan GPL.

MySQL sebagai SMBD Relasional

MySQL adalah sebuah Aplikasi sistem manajemen basisdata relasional (SMBD Relasiona) yang digunakan secara free di bawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pemakai dapat secara gratis menggunakan MySQL, namun dengan batasan software tersebut tidak diijinkan dijadikan produk derifat yang bersifat komersial. MySQL merupakan derivasi dari konsep basisdata SQL (Structured Query Language), dimana SQL merupakan konsep pengoperasian database, terutama untuk query dan entri data yang memungkinkan akses data dapat dikerjakan dengan mudah dan otomatis.

Kehandalan suatu sistem manajemen basisdata (SMBD) dapat diketahui dari prosedur optimasinya dalam menjalankan instruksi-instruksi SQL yang dibuat oleh pengembang maupun aplikasi-aplikasi lain  yang memanfaatkannya. Sebagai SMBD, MySQL mendukung operasi basisdata transaksional dan non-transaksional. Pada modus operasi non-transaksional, MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal unjuk kerja dibandingkan perangkat lunak peladen basisdata kompetitor lainnya. Namun pada modus non-transaksional tidak ada jaminan atas reliabilitas terhadap data yang tersimpan, karenanya modus non-transaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak membutuhkan reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress), CMS, dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat disarankan untuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja sebagai konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional tidak secepat unjuk kerja pada modus non-transaksional.

Lanjut membaca

Tipe Data pada MySQL

MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

Tipe Data dan Data Default

Tipe Data dan Data Default

Secara umum tipe-tipe data MySQL ini ada empat (4), diantaranya yaitu:

  • Tipe Data Numeric.
  • Tipe Data String.
  • Tipe Data Date.
  • Tipe Data Kelompok Himpunan.

Lanjut membaca

Jenis-jenis Atribut Kunci (Key Field) dalam Basis Data

Pengertian Atribut (Field/Kolom)

Atribut identik dengan istilah “kolom data” tetapi dapat menunjukkan fungsinya sebagai pembentuk karakteristik (sifat-sifat) yang melekat dalam sebuah tabel.Pada penerapan aturan normalisasi, bisa berdampak pada penghilangan atau penambahan kolom tertentu, atau bahkan dapat memebentuk suatu tabel baru.

contoh basis data

contoh basis data

Contoh :

  • Tabel kelompokfilm memiliki 2 atribut, yaitu : jenis dan harga_sewa
  • Tabel film memiliki 5 atribut, yaitu : kode_film, jenis, judul, jml_keping, jml_film

Lanjut membaca

Sistem Basis Data – Konsep Dasar

Materi Konsep Dasar Sistem Basis Data

Materi konsep dasar sistem basis data akan membahas tentang:

sistem basis data

SIstem Basis Data

  • Pengertian basis data
  • Istilah-istilah basis data
  • Komponen sistem basis data
  • Tujuan dan manfaat basis data
  • Kelemahan sistem basis data
  • Contoh penggunaan Aplikasi basis data dalam dunia bisnis
  • Contoh basis data
  • Database Management System (DBMS)
  • Manfaat DBMS
  • Pengguna basis data
  • Model Basis Data

Pengertian Basis Data

Basis data adalah kumpulan tabel-tabel yang mempunyai kaitan antara satu tabel dengan tabel lainnya sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu.

Menurut “Stephens dan Plew (2000), adalah mekanisme yang digunakan untuk menyimpan informasi atau data. Informasi adalah sesuatu yang kita gunakan sehari-hari untuk berbagai alasan. Dengan basisdata, pengguna dapat menyimpan data secara terorganisasi. Setelah data disimpan, informasi harus mudah diambil. Kriteria dapat digunakan untuk mengambil informasi. Cara data disimpan dalam basisdata menentukan seberapa mudah mencari informasi berdasarkan banyak kriteria. Data pun harus mudah ditambahkan kedalam basisdata, dimodifikasi, dan dihapus”.

Menurut “Siberschatz, dkk.; (2002) mendefinisikan basisdata sebagai kumpulan data berisi informasi yang sesuai untuk sebuah perusahaan. System manajemen basisdata (DBMS) adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan kumpulan program untuk mengakses data. Tujuan utama system manajemen basisdata adalah menyediakan cara menyimpan dan mengambil informasi basisdata secara mudah dan efisien”.

Menurut “Ramakrishnan dan Gehrke (2003) basisdata sebagai kumpulan data, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau lebih yang berhubungan”. Misalnya, basisdata universitas mungkin berisi informasi mengenai hal berikutnya :

contoh basis data

contoh basis data

 

Lanjut membaca