Arsip Kategori: Sistem Informasi

Konsep Data dan Informasi

Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan.

Konsep Data & Informasi

Konsep Data & Informasi

Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan  akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam  mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting  dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif. Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.

Lanjut membaca

Komponen Sistem Informasi

Pendahuluan

Komponen sistem informasi meliputi:

  • Perangkat keras (hardware): mencakup peranti-peranti fisik seperti komputer dan printer.
  • Perangkat lunak (software) atau program: sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.
  • Prosedur: sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehedaki.
  • Orang: semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem infor­masi.
  • Basis data (database): sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.
  • Jaringan komputer dan komunikasi data: sistem penghubung yang memungkinkan sesumber (resources) dipakai secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
Komponen Sistem Informasi

Komponen Sistem Informasi

Pada prakteknya, tidak semua sistem informasi mencakup keseluruh­an komponen sistem informasi tersebut. Sebagai contoh, sistem informasi pribadi yang hanya melibatkan sebuah pemakai dan sebuah komputer tidak melibatkan fasilitas jaringan dan komunikasi. Namun, sistem infor­masi grup kerja (workgroup information system) yang melibatkan sejumlah orang dan sejumlah komputer, memerlukan sarana jaringan dan komunikasi.

Lanjut membaca

Teknologi Informasi

Istilah teknologi informasi (Information Technology atau IT) mulai populer di akhir dekade 70-an. Pada masa sebelumnya, istilah teknologi komputer atau pengolahan data elektronis atau PDE (Electronic Data Processing atau EDP) lebih dikenal.

information_technology

Definisi Teknologi Informasi

Istilah teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang menggunakan istilah teknologi informasi untuk menjabarkan sekumpulan sistem informasi, pemakai, dan manajemen (diulas oleh Turban, McLean, dan Wetherbe, 1999). Pendapat ini menggambarkan teknologi dalam per­spektif yang luas. Namun, kalau didasarkan pada definisi sistem infor­masi menurut Alter di depan, teknologi informasi hanyalah bagian dari sistem informasi.

  • Menurut kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata­-kata, bilangan, dan gambar.
  • Menurut Alter (1992), teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisi­kan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
  • Martin (1999) mendefinisikan teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang di­gunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
  • Secara lebih umum, Lucas (2000) menyatakan bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengi­rimkan infromasi dalam bentuk elektronis. Mikrokomputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak pemroses transaksi, perangkat lunak lembar kerja spreadsheet, dan peralatan komunikasi dan jaringan merupakan contoh teknologi informasi.

Lanjut membaca

Arsitektur Sistem Informasi

Definisi Arsitektur Sistem Informasi

Arsitektur informasi (atau arsitektur teknologi inforrnasi, arsitektur sistem informasi, infrastruktur teknologi informasi) adalah suatu pemeta­an atau rencana kebutuhan-kebutuhan informasi di dalam suatu organisasi (Turban, McLean, Wetherbe, 1999). Arsitektur ini berguna sebagai penuntun bagi operasi sekarang atau menjadi cetak-biru (blueprint) untuk arahan di masa mendatang. Tujuan dari arsitektur ini adalah agar bagian teknologi informasi memenuhi kebutuhan-kebutuhan bisnis strategis organisasi. Oleh karena itu, arsitektur informasi memadukan kebutuhan informasi, komponen sistem informasi, dan teknologi pendukung

Arsitektur sistem Informasi

Arsitektur sistem Informasi

Lanjut membaca

Konsep Sistem Informasi Geografi

Sistem Informasi Geografi

Sistem Informasi Geografi

Materi sistem Informasi akan membahas tentang konsep Sistem Informasi Geografi (SIG) yang meliputi:

  • Pengertian SIG
  • Model Data Spasial
  • Manfaat SIG
  • Alasan Penggunaan SIG
  • Karakteristik SIG
  • Komponen SIG
  • Sub Sistem SIG
  • Perkembangan SIG

Pengertian

Geography

Istilah ini digunakan karena GIS dibangun berdasarkan pada ‘geografi’ atau ‘spasial’. Object ini mengarah pada spesifikasi lokasi dalam suatu space. Objek bisa berupa fisik, budaya atau ekonomi alamiah. Penampakan tersebut ditampilkan pada suatu peta untuk memberikan gambaran yang representatif dari spasial suatu objek sesuai dengan kenyataannya di bumi. Simbol, warna dan gaya garis digunakan untuk mewakili setiap spasial yang berbeda pada peta dua dimensi. Data Spasial berupa titik, garis, poligon (2-D), permukaan (3-D).

Lanjut membaca

Deteksi Masalah Sistem Informasi

Permasalahan Sistem Informasi

Semua sistem informasi akan mempunyai masalah, tanpa memperdulikan seberapa baiknya sistem tersebut didesain. Beberapa hal yang menyababkan sistem informasi mempunyai masalah, antara lain karena:

  • Waktu (overtime)
  • Lingkungan sistem yang berubah
  • Perubahan prosedur operasional

Deteksi Masalah Sistem Informasi

Perbaikan masalah sistem informasi disebut maintenance programming, yang meliputi tanggapan terhadap masalah sistem dan penambahan fungsi baru ke sistem. Maintenance programming mencakup 60 sampai 90 persen dari programming budget dan menunjukkan apakah sistem informasi yang memburuk perlu diganti atau dipertahankan dengan melakukan perbaikan kecil (minor).

Masalah sistem informasi berhungan dengan karakteristik/nilai informasi, yaitu :

NIlai Informasi

NIlai Informasi

  • Relevansi (relevancy).
  • Keakuratan (accuracy),
  • kelengkapan (completeness),
  • kebenaran (correctness),
  • keamanan (security).
  • Ketepatan waktu (timeliness).
  • Ekonomi (economy), yang memiliki faktor : sumber daya (resources) dan
    biaya (cost).
  • Efisiensi (eficiency).
  • Dapat dipercaya (reliability).
  • Kegunaan (usability).

Lanjut membaca

Konsep Dasar Sistem

Konsep dasar sistem

Materi konsep dasar sistem membahas sistem melalui pendekatan sistem dan subsistem. Diharapkan materi yang disajikan memberikan pemahaman tentang makna sistem dan elemen-elemen yang menyusunnya.

Konsep Dasar Sistem

Konsep Dasar Sistem

Pendekatan Sistem

Supaya dapat memahami konsep dasar sistem atau dapat mendefinisikan sebuah sistem terdapat dua pendekatan yang dapat digunakan untuk menerangkannya, yaitu dengan pendekatan:

Pedekatan Sistem

Konsep Dasar Sistem – Pedekatan Sistem

  • Prosedur, yaitu: suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang berupa urutan
    kegiatan yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk mencapai
    tujuan tertentu”. Prosedur adalah “rangkaian operasi klerikal (tulis menulis), yang
    melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen yang
    digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi
    bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.
    Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus
    dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan
    bagaiman (how) mengerjakannya.
  • Komponen/elemen, yaitu: kumpulan komponen yang saling berkaitan dan bekerja sama untuk  mencapai suatu tujuan tertentu”. Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa sub-sub sistem, dan sub-sub sistem tersebut dapat pula terdiri dari beberapa sub-sub sistem yang
    lebih kecil.

Materi Konsep Dasar Sistem Dalam bentuk video dapat dilihat pada tayangan berikut ini.

Lanjut membaca